'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban Menjadi Incaran Perusahaan Jepang
27 Februari 2018 12:41 WIB | dibaca 2751
Foto dari kanan mr. Eiji Hatabu, Misbahul Munir, Anang Dwi Cahyono dan Suyanto (Iwan Abdul Gani)
 
Berdasarkan keterangan yang didapatkan dari salah satu pelaku sejarah berdirinya SMK Pelayaran bernama Yuda Utama, S.Pi menyatakan, "SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban merupakan salah satu amal usaha Muhammadiyah yang berdiri tahun 1996 dan pada tahun 1999 sudah menjadi incaran beberapa perusahaan raksasa di Jepang."
 
"Hal ini terbukti dengan adanya kedatangan utusan dari beberapa perusahaan Jepang untuk mengadakan seleksi bagi para siswa yang nantinya akan menjadi siswa magang di Jepang dan dikontrak selama tiga tahun." Kata Yuda Utama
 
Kali ini, salah satu perusahaan yang bernama Tee Kay Corporation mendapat giliran untuk menjaring para siswa siswi SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban
 
Bertempat di aula SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban, diadakan seleksi magang ke Jepang oleh PT Semesta Alam Indonesia, Senin 26/02/2018. Tercatat ada dua perusahaan Jepang yang sudah melakukan kegiatan serupa, yaitu PT Wakashio Gakhou dan PT Sekai Hikari
 
Pada seleksi kali ini diikuti oleh siswa-siswi berjumlah seratus empat puluh orang dan berlangsung selama lima hari, yaitu Senin sampai dengan hari Jum'at. Penyelenggraaan seleksi tersebut dibagi menjadi tiga tes yakni tes kesehatan, tes tertulis dan wawancara. 
 
Untuk seleksi kali ini dipimpin langsung dari pihak perusahaan yaitu Mr. Eiji Hatabu ( Tee Kay Corporation Japan ) dan Misbahul Munir Mahfud LPK Semesta Indah Indonesia (SEII). 
 
Misbahul Munir sendiri merupakan alumni dari SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban yang setelah tiga tahun menjadi siswa magang di Jepang, setelah pulang dari sana, dia direkrut oleh PT SEII yang berkantor di Tanggerang
 
Berdasarkan keterangan dari Suyanto, S.Pi, selaku Humas SMK yang menangani ketenaga kerjaan menyatakan bahwa masih ada tiga perusahaan Jepang yang sedang menunggu giliran untuk mengadakan seleksi seperti ini.
 
Saat ditanya tentang banyaknya perusahaan yang mengadakan seleksi di SMK ini, dia mengatakan bahwa ini bagian dari strategi untuk memberi alternatif bagi siswa-siswi untuk memilih perusahaan yang diinginkannya.
 
" Mengapa kami mendatangkan banyak perusahaan? Ini bagian dari tanggung jawab sekolah dan juga strategi untuk memberi alternatif bagi para siswa-siswi agar mereka bisa memilih perusahaan yang diinginkannya". Ucapnya
 
Dia menambahkan " Di samping itu, kita ingin siswa-siswi ini lulus dan langsung mendapatkan pekerjaan yang layak, oleh karena itu jika nantinya mereka di satu perusahaan tidak diterima, maka masih ada alternatif perusahaan yang lain.
 
Di depan orang tua wali dan para siswa saat mengikuti seleksi dari PT SEII, dalam sambutannya  Suyanto menyampaikan kepada para siswa-siswi agar menjadi contoh yang baik bagi sekolah-sekolah lain
 
"Tunjukkan bahwa kalian adalah anak-anak yang baik, anak-anak yang bisa menjadi contoh bagi sekolah-sekolah yang lain." Ucapnya
 
Suyanto juga mengatakan "Kami berharap kepada orang tua agar memberi doa dan dukungan bagi putra-putrinya agar bisa mendapat tempat kerja yang terbaik"
 
Lanjut dia "Jika ada yang tidak diterima maka percayalah bahwa Allah punya rencana lain, dan Allah sudah menakdirkan tempat kerja lain yang terbaik bagi putra-putri bapak ibu sekalian."
 
"Kami dari pihak sekolah bukan yang punya perusahaan, namun kami hanya menjalin kerja sama dengan beberapa perusahaan, oleh karena itu, sekolah tidak bisa menjamin putra-putri bapak Ibu sekalian bisa diterima ataupun tidak." Ucapnya
  
Foto siswa-siswi dan saat mengikuti seleksi (Iwan Abdul Gani)
 
Sementara itu Mr. Eiji Hatabu melaui penerjemahnya bernama Misbahul Munir menyatakan bahwa PT. SEII adalah salah satu perusahaan yang bisa menempatkan siswa magang di Jepang
 
" PT SEII ini adalah salah satu perusahaan yang bisa menempatkan para siswa magang di Jepang" Ucap Hatabu yang diterjemahkan Misbahul Munir
 
Dia menegaskan " Tidak sembarang orang bisa ke sana, yang bisa ke sana harus memiliki sifat rajin, patuh dan semangat yang tinggi, oleh karena itu saya berharap Anda semua ini seperti itu."
 
Iwan Abdul Gani
Shared Post: