'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Siswa SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban Raih Juara 3 LKS Di Saat Keluarganya Meninggal Dunia
27 April 2019 22:47 WIB | dibaca 406
 
Sebanyak 885 siswa SMK se-Jawa Timur baik negeri maupun swasta berlaga pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK ke XXVII Tahun 2019 yang digelar di Gelora Delta Sidoarjo. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong para siswa dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. 
 
Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi jawa Timur, Saiful Rachman dengan didampingi oleh Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin.  Menurut Saiful Rachman, kompetisi yang dihelat selama tiga hari ke depan ini, diharap mampu mendorong para siswa SMK dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. 
 
"Sekaligus sebagai wujud nyata perhatian Pemerintah dalam peningkatan program pendidikan SMK," ujar Syaiful, Rabu, 24 April 2019 dikutip dari medcom.id
 
Kegiatan tahunan ini juga memberi semangat bagi para siswa SMK khususnya di Provinsi Jawa Timur dalam menciptakan inovasi baru, agar mampu bersaing di era globalisasi.  Berbagai  inovasi dari kompetensi siswa SMK diharapkan mampu bermitra dengan para pelaku usaha dan industri.
 
Salah satu SMK Swasta yang mengirim siswanya untuk mengikuti ajang ini adalah SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban, siswa yang ditunjuk mewakili bernama Nizar Buyung, mengikuti cabang lomba Nautika.
Melalui persaingan yang ketat akhirnya sampailah pada saat yang menegangkan yaitu pengumuman juara, dan hasilnya, siswa tersebut berhasil meraih juara 3 dengan total nilai 6.473
 
Ada cerita haru di balik prestasi ini. Di saat siswa SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban tersebut masuk babak final, dengar kabar bahwa adeknya dipanggil oleh Allah, hal tersebut  menarik simpati dan juga mendapat apresiasi dari pihak sekolah.
 
"Perjuangan yang tidak mudah ternyata membuahkan hasil. Kebanggaan bagi sekolah dan orang tuanya." Tulis Suyanto selaku kepala SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban di WAG 
Senada dengan apa yang disampaikan oleh Suyanto, salah satu guru bernama Sri Wilis juga menyampaikan rasa kagumnya terhadap anak tersebut.
 
"Luar biasa dalam keadaan duka tapi masih bisa membawa nama baik sekolah."tulis Sri Wilis di WAG SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban
 
Iwan
Shared Post: