'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Sinergi Dengan Lazismu, Angkatan Muda Muhammadiyah Tuban Salurkan Hewan Qurban di Grabagan Pada Hari Kedua Tasyrik
23 Agustus 2018 22:07 WIB | dibaca 529
 
Qurbanmu, hadir dan mengambil peran dalam menyalurkan qurban kepada saudara-saudara kita di pelosok terutama wilayah yang dianggap kekurangan daging qurban.
 
Umumnya ummat Islam melaksanakan penyebelihan hewan qurban dan menyalurkannya usai melaksanakan shalat Iedul Adha pada tepatnya tanggal 10 Zulhijjah atau hari pertama tasyrik. Namun tidak demikian dengan apa yang dilakukan oleh Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Tuban
 
Demi penyebaran kebermanfaatan yang merata, Muhammadiyah Tuban melalui angkatan mudanya yang terdiri dari Pemuda Muhammadiyah, Nysiatul 'Aisyiyah (NA), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Ikatan Pelajar Muhammadiyah(IMM) telah menentukan titik lokasi sebaran penyaluran hewan qurban. 
 
Pada hari kedua Idul Adha atau 11 Zulhijjah 1436 H tepatnya Rabu (23/8/2018), Angkatan Muda Muhammadiyah Tuban bersinergi dengan Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Tuban melaksanakan menyalurkan Hewan qurban di dusun Dawung, Kecamatan Grabagan Kabupaten Tuban.
 
Mereka tidak hanya menyalurkan hewan namun turut langsung dalam proses pemyembelihan sekaligus penyaluran daging qurban tersebut.
 
"Tiap tahun kita laksanakan penyaluran hewan qurban seperti ini, dan sudah berjalan kurang lebih 10 kali". Ucap Edi Utomo, ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Tuban
 
Penyaluran hewan qurban speperti ini tidak hanya pada satu titik, tetapi merata ke tiap-tiap daerah yang benar-benar membutuhkan.
 
"Kita mutar di daerah-daerah pinggiran yang kekurangan daging qurban." Tutur Edi Utomo
 
Melihat kenyataan di lapangan bahwa banyak tempat pemyembelihan hewan qurban yang melimpah dan tidak tersalurkan dengan baik,  Edi Utomo berharap agar ke depannya lebih diformulasikan agar daging korban yang dibagikan itu tepat sasaran.
 
"Ke depannya lebih diformulasikan lagi, agar penyaluran daging qurban itu tepat sasaran,  mengingat banyak tempat penyembelihan qurban yang melimpah." Harapnya
 
Sementara itu Muzayin ketua Lazismu Kabupaten Tuban, berharap agar kegiatan seperti ini tidak hanya terkait dengan qurban, tetapi sinergisitas antar lembaga Muhammadiyah.
 
"Harapannya dengan bersinergi seperti ini Muhammadiyah Tuban kerjanya tidak hanya pada lembaga masing-masing saja tetapi kerja bersama." Harapnya
 
Masih tetang kerja bersama, Muzayin juga berharap agar Lazismu tidak hanya bekerja seputar qurban atau yang serupa, tetapi juga yang lain termasuk pendidikan.
 
"Jadi ke depannya semua harus bekerja dengan baik, tidak hanya seputar qurban, tetapi juga yang lain seperti pendidikan. Pendidikan diserahkan pada Dikdasmen, gerakannya akan lambat." Imbuhnya
 
Pada bakti qurban tersebut, tidak hanya penyembelihan  tetapi diisi juga dengan kajian Islam oleh da'i muda Muhammadiyah Tuban bernama Ustadz. Zuljalal, yang menurut pembawa acara Khusnul Yakin, Uztadz Jalal adalah lulusan terbaik pondok Karangasam Lamongan.
 
Dalam ceramahnya ustadz. Jalal meyampaikan tentang penyebab bencana alam.
 
"Bencana alam yang terjadi bisa karena ulah manusia. Penyebabnya karena 3 hal sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah yang berbunyi, "Pada ummat ini akan terjadi tanah longsor, perubahan bentuk muka dan kerusuhan. Lalu ada seorang dari kaum muslimin bertanya: ‘Wahai Rasulullah kapankah terjadinya hal itu?’ Beliau menjawab: apabila disana-sini telah banyak biduanita (penyanyi wanita yang mempertontonkan auratnya, red) dan alat-alat musik serta khamar yang sudah biasa diminum." ucap ustadz Jalal sambil mengutip hadits Nabi yang ada dalam kitab [Shahih Jami’ush Shagir 4/103 No. 4119 oleh Al-Albani].
 
"Bisa jadi bencana gempa yang terjadi di Lombok baru-baru ini akibat dari ulah manusianya sendiri, entah itu karena kepala negaranya, kepala daerahnya atau masyarakatnya." Tamba dia
 
Acarapun ditutup dengan do'a yang disampaikan oleh Ustadz. Masyrukin, MA. Wakil ketua Muhammadiyah Kabupaten Tuban.  Saat itu menyempatkan diri untuk hadir. Usyadz Masyrukin sendiri di samping sebagai wakil PDM Tuban, di tempat tersebut dianggap sebagai orang tua yang sangay dibutuhkan nasehat-nasehatnya.
 
Sebelum memulai do'anya dia sempat menambah apa yang disampaikan oleh Usyadz Zuljalal tentang penyeban bencana alam.
 
"Allah itu berkuasa untuk memberi musibah."tuturnya
 
"Fitnah berupa bencana alam tidak hanya karena orang berbuat zhalim saja, tetapi orang yang berimanpun bisa terkena imbasnya." Ucapnya
 
Dia lalu mengutip salah satu ayat dalam surat Al-Anfal yang berbunyi:
 
وَاتَّقُوا فِتْنَةً لا تُصِيبَنَّ الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْكُمْ خَاصَّةً 
”Dan takutlah kalilan pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zhalim saja diantara kalian.”(QS. Al-Anfaal: 25)
 
Mari bersama kita berusaha untuk menyempurnakan ketaatan dengan berqurban. Sebab ibadah tidak terbatas pada kemampuan, hanya perlu niat dan keikhlasan.
 
“Yang tak mampu, akan berusaha sepenuh hati. Yang mampu, mari tetapkan hati”
 
Iwan Abdul Gani
Shared Post: