'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Santri Ma'had Tachfid Ahmad Dahlan Tuban. "Bangga Jadi Paskibra, Hafal Qur'an Jalan Terus"
17 Agustus 2018 12:31 WIB | dibaca 917
Foto bersama Camat Palang usai upacara bendera (Iwan)
 
Aksi Pasukan Pengibar Bendera atau Paskibra selalu menjadi pusat perhatian di setiap upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI. Sebab, menjadi anggota Paskibra dianggap sebuah prestasi yang bergengsi, sekaligus membanggakan bagi para pelajar.
 
Terlebih lagi jika yang menjadi pasukan pengibar bendera adalah santri, tentu susatu yang sangat membanggakan sebagaimana yang dialami oleh David dan kawan-kawan, mereka adalah para santri yang sedang menimba ilmu di pondok Tachfid Qur'an Ahmad Dahlan milik Muhammadiyah Tuban.
 
Para santri yang berjumlah 10 orang ini terpilih untuk menjadi bagian dari pasukan pengibar bendera pada Juma'at (17/8/2018) di kantor kecamatan Palang, Kabupaten Tuban.
 
Rapinya mereka berbaris, tegapnya langkah kaki, dengan mengenakan seragam KOKAM (Komamdo Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah), mereka berbaur dengan pasukan pengiring bendera dari sekolah lain.
 
Untuk menjadi pasukan pengibar bendera membutuhkan persiapan-persiapan khusus. Ditambah lagi dengan proses latihan yang terbilang cukup lama yaitu sekitar tiga pekan, namun pasti ada pengalaman yang bisa dijadikan pelajaran. 
 
Usai upacara bendera, redaksi berkesempatan ngobrol bersama para santri tersebut. David yang merupakan salah satu santri dari Ma'had Tachfid Qur'an Ahmad Dahlan menuturkan bahwa dia senang karena ini pengalaman pertama yang membanggakan bahi dia dan kawan-kawannya menjadi anggota paskibra.
 
"Saya sangat senang, ini  pertama saya dan kawan-kawan jadi pasukan Paskibra Kecamatan Palang. Kami menadapatkan banyak pengalaman, dan juga dapat teman baru, ada yang dari SMA Muhammadiyah Karangagung, ada juga yang dari SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban. Semuanya baik-baik dan menyenangkan." Tuturnya
 
Saat ditanya tentang bagaimana respon para ustadz dengan terpilihnya mereka menjadi pasukan Paskibra mengingat mereka dituntut untuk terus menghafal Alqur'an, dia mengatakan bahwa para ustadz sangat mendukung kegiatan ini, asalkan hafalannya tetap dijalankan.
 
"Semua ustadz mendukung kami, asalkan hafalannya tetap dijalan. Jadi walaupun kami sedang mengikuti pelatihan sampai pada pada hari ini (Upacara 17 Agustus, red), kami tetap menghafal alqur'an." Tutur David.
Redaksi bersama para santri Ma'had Tachfid Qur'an Ahmad Dahlan Tuban usai upacara bendera (tuban.aisyiyah.or.id)
 
Semoga Indonesia ke depan akan diisi oleh insan-insan yang cakap, tangkas yang berwasan luas berakhlaq mulia. Tentu hal ini perlu dipersiapkan sejak dini seperti yang dilakukan oleh Ma'had Tachfid Qur'an Ahmad Dahlan yang terletak di pusat kota Tuban, tepatnya di Jalan Pemuda, Nomor 52. Yaitu mempersiapkan generasi-generasi yang tidak hanya cakap da keislaman yang luas tetapi juga berwawasan kebangsaan.
شبان اليوم رجال الغد
"Pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan"
 
 
Redaksi: Iwan Abdul Gani
Shared Post: