'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Panitia Tablig Akbar Gelar Rapat Final Di RM. Putri Asih, Ini Hasilnya
22 Juni 2018 15:00 WIB | dibaca 687
Sumber foto: Putri Asih Documenter
 
Berdasarkan saran bupati Tuban, KH. Fatchul Huda agar Muhammadiyah Tuban sekali-kali menggunakan pandopo untuk menggelar acara-acara yang penting, karena selama ini tiap acara yang digelar Muhammadiyah dan mengundang beliau, selalu digelar di luar
Bagai gayung bersambut, ketua Pimpinan daerah Muhammadiyah Tuban lalu mengadakan pertemuan dengan pengurus Muhammadiyah Tuban untuk menindak lanjuti saran bupati tersebut, maka terbentuklah panitia, pada mulanya panitia ini dibentuk untuk acara Milad Muhammadiyah, namun ada beberapa kendala yang menyebabkan acara tersebut tidak bisa digelar, panitia tersebut akhirnya dilanjutkan ke acara Silaturahim dan tablig akabar yang akan digelar pada Ahad (1/7/2018) mendatang
 
Pertemuan demi pertemuan diadakan untuk membahas acara tersebut, finalnya pada Kamis (21/6/2018) diadakan  pertemuan di rumah makan Putri Asih, pertemuan ini diawali dengan pengajian iftitah yang disampaikan oleh Iwan Abdul Gani. Dia mengatakan bahwa ini merupakan bagian dari perwujudan sebagai khalifah yang tugasnya memakmurkan bumi
 
“Ketika Allah hendak menciptakan manusia, Dia menyampaikan hal itu kepada Malaikat bahwa akan menciptakan khalifah. Allah menyebutnya khalifah, bukan insan (manusia,red). Maksudanya adalah kita semua ini adalah pemimpin artinya kita semua punya kewajiban memakmurkan bumi ini, karena saat ini kita ditakdirkan berada di Bumi Ronggolawe (Tuban), maka kita punya kewajiban untuk memakmurkannya” ucap Iwan
 
Tambahnya, “Dalam surat al-Mulk ayat yang kedua Allah menginformasikan pada kita bahwa diciptakannya kematian dan kehidupan untuk menguji kita, siapa di antara kita ini yang ahsan (terbaik) amalannya. Saya rasa kita mengadakan pertemuan untuk menggelar acara tablig akbar nanti merupakan bagian dari upaya kita untuk menjadi yang terbaik”
 
Pertemuan in juga dihadiri langsung oleh ketu PDM Tuban, KH. Nurul Yakin, SH. Yang baru saja tiba dari tanah suci untuk  melaksanakan umroh di akhir Ramadhan melalui biro perjalanan umroh Milik Muhammadiyah Tuban, PT. RELASI LAKSANA WISATA. 
 
"Ini kesempatan baik bagi Muhammadiyah Tuban, biasanya hala-bihalal kita adakan di tiap cabang kali ini di pendopo, ini mungkin yang pertama kali Muhammadyah ditawari Bupati, oleh karena itu,  mari kita penuhi pendopo, jangan sampai tempat yang mampu menampung seribu orang tersebut ada tempat duduk yang kosong" Ucap KH. Nurul Yakin
 
"Saya berharap semoga saat acara, beliau bapak bupati Tuban bisa hadir, karena biasanya bulan Syawal seperti ini banyak kegiatan yang dihadirinya, dan mudah-mudahan tidak ada kendala seperti yang lalu" harapnya
 
Tambahnya, "Beliau (bupati Tuban, red) sangat antusias dan demokratis, sehingga belaiu minta jadi bagian dari tuan rumah"
Ketus PDM juga berharap agar suasana acara ini diciptalan semeriah mungkin
 
"Yang kita harapkan agar suasananya lebih meriah dan semarak sehingga meskipun di tuban ini Muhammadiyah minoritas tetapi wujudnya tetap tampak melalui aksi sosialnya" harapnya
 
Edi Utomo selaku ketua panitia menyatakan bahwa beberapa hal terkait tablig akbar sudah siap termasuk tempat pelaksanaan
 
"Untuk tempat sudah final, yang belum adalah persoalan kionsumsi, karena belum ada disposisi langsung dari bupati, saat kita konfirmasi ternyata tempat VIP hanya menamping 50 orang sementara kita menganggaekan 100 orang, berarti kita hanya mengundang tamu vip 50 orang yang terdiri dari Forkompimda dan ormas, ini tidak hanya terkait konsumsi namun juga tempat" ucap Edi Utomo
 
"Untuk pemateri dari PP Muhammadiyah yaitu Drs. H. Marpuji Ali sudah dihubungi dan sudah positif, tinggal menunggu teknis penjemputan. Mengenai akomodasi pemateri semua ditanggung oleh RS. Muhammadiyah Tuban" tambah dia
 
Pada pertemuan tersebut juga diputuskan bahwa untuk Launching biro perjalanan Umroh PT. Relasi Laksana Wisata dan PROPERTIMI yang semula direncanakan di Pandopo dialihkan ke Masjid Darussalam usai kajian Ahad pagi sebelum tablig akbar
 
Iwan Abdul Gani
 
Shared Post: