'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Nurul Yaqin, SH. "Manusia Lebih Rendah Dari Binatang Jika Tidak Memaksimalkan Potensinya"
28 Oktober 2018 13:29 WIB | dibaca 518
 
Manusia dalam bahasa Qur'an disebut Insan. Insan sendiri dalam bahasa mantiq didefinisikan "الانسان حيوان النبات"      (manusia adalah hewan yang tumbuh atau berkembang).
 
Tumbuh dan berkembangnya manusia tidak hanya pada jasmaninya tetapi juga seluruh potensi yang ada pada dirinya. Dari potensi tersebut ada empat potensi yang membedakan manusia dengan makhluk lain.
 
Nurul Yaqin, SH, Ketua Piminan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Tuban dalam acara silaturahim warga Muhammadiyah Tuban di gedung KSPKP bersama Nadjib Hamid, wakil ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur Sabtu (27/10/2018) menyampaikan empat potensi yang ada pada manusia.
 
"Allah telah menciptakan manusia sebagai makhluk terbaik. Allah memberikan pada manusia 4 potensi." Kata Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tuban
 
Jihad konstitusi yang dikerjakan Muhammadiyah untuk mengusung Najdib Hamid sebagai calon anggota DPD RI merupakan salah satu contoh Muhammadiyah memkasimalkan potensi yang ada. Karena itu dalam jihad ini perlu kesungguhan dan keikhlasan.
 
Ada empat keutamaan yang diberikan oleh Allah agar manusia bisa menjadi orang yang beriman. Pertama, hidayatul fitrah yang berarti insting. Kedua, hidayatul hawas atau panca indra.
 
”Allah menguji manusia dengan perintah dan larangan. Bagaimana manusia bisa memfungsikan panca indra untuk menghadapi ujian tersebut. Apakah dengan ujian itu dia menjadi hamba yang bersyukur atau yang kufur?" tuturnya
 
Di depan tidak kurang dari 700 tamu undangan yang hadir dia mengatakan, untuk membedakan antara manusia dan makhluk lain, Allah telah memberi juga hidayatul aqli sebagai keutamaan ketiga manusia. Manusia diberi akal untuk berpikir mengatasi hidup dan membangun peradaban.
 
Keempat, ujarnya, Allah mengaruniai hidayatud diin yaitu hidayah agama. Hidayah inilah kunci masuk surga. Karena Islam mengajarkan cara hidup yang benar sesuai yang dikehendaki Allah.
 
Iwan Abdul Gani
Shared Post: