'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
MIM 3 Panyuran Raih Penghargaan Muhammadiyah Inspiring School Pada Ajang ME Award 2018
08 Agustus 2018 18:51 WIB | dibaca 52
Foto saat menerima penghargaan (Muslih)
 
Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur melaui Makelis Dikdasmen kembali menghelat acara Muhammadiyah Education Awards (MEA) di DOME Universitas Muhammadiyah Malang pada Rabu (8/8/2018)
 
Sebagaimana dikutip dari laman pwmu.co, Ketua Majelis Dikdasmen PWM Jatim Dra Arbaiyah Yusuf MA,  menjelaskan beberapa alasan kenapa ME Awards 2018 diadakan pada bulan Agustus, bukan di bulan Mei seperti biasanya. Diterangkan, pada bulan Mei siswa SD masih menjalani ujian Nasional dan Mei adalah awal puasa.  Kalau pada Juni, kata dia, terbentur puasa dan libur Lebaran. Sedangkan pada Juli sekolah sedang libur.
 
Selain itu, lanjut dia, UMM selaku tuan rumah berharap ME Awards diadakan pada saat liburan kampus. Hal itu agar UMM tidak meliburkan mahasiswa. “Karena faktor tempat dan peserta, ME Awards 2018 diadakan pada bulan Agustus,” tandasnya.
 
Acara ini diikuti sekolah Muhammadiyah se Pulau Jawa dan Bali, mereka berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik di ajang bergengsi tersebut. Selain memberi penghargaan kepada sekolah unggul, dalam acara ME Award ini juga digelar olimpiade mata pelajaran,  lomba robotik dan lomba inovasi guru.
 
Salah satu sekolah yang merasa gembira adalah MI Muhammadiyah 3 Panyuran. Sekolah yang terletak di Kelurahan Panyuran, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban tersebut mendapat penghargaan sebagai Muhammadiyah Inspiring School. Hal ini disampaikan oleh salah satu guru dari sekolah tersebut bernama Muslih.
 
"Alhamdulillah MIM 3 Panyuran memperoleh penghargaan" Muhammadiyah Inspiring School" tingkat Jawa timur. Ucapnya melalui pesan whatsapp
 
MIM 3 Panyuran kata dia, mengutus 4 sebagai peserta dalam ajang tersebut, didampingi 2 orang guru dan kepala sekolah, mereka berangkat menuju Malang pada Selasa (7/8/2018) pukul 08.00.
 
Adapun keempat siswa yang diutus tersebut yaitu 2 orang mengikuti cabang matematika, 1 orang mengikuti cabang Sains dan 1 orang mengikuti cabang Ismu English. Dari kempat siswa tersebut, salah satu siswa bernama Novi Pradita yang mengikuti cabang Sains berhasil masuk ke babak 10 besar.
 
"Alhamdulillah Novi Pradita yang mengikuti cabang Sains ( IPA ) masuk 10 besar, namun gagal maju ke babak berikutnya yaitu 8 besar." tandasnya
Foto siswa bernama Novi Pradita yang masuk 10 besar dalam cabang Sains (Muslih)
 
Selamat kepada MIM 3 Panyuran. Semoga penghargaan ini semakin memotivasi dalam meraih prestasi. Sedangkan sekolah-sekolah Muhammadiyah khususnya yang berada di Tuban yang belum berhasil meraih penghargaan, semoga tidak putus asa dan terus berjuang untuk menjadi yang terbaik.
 
Iwan Abdul Gani
Shared Post: