'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
KH. Nurul Yaqin: "Mendirikan Pesantren Butuh Kerja Keras, Kerja Cerdas Tuntas dan Ikhlas"
23 Maret 2019 19:03 WIB | dibaca 764

KH. Nurul Yaqin saat memberi sambutan (iwan/tuban.aisyiyah.or.id)

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Bancar Kabupaten Tuban pada Sabtu (23/3/2019) menggelar tabligh akbar sekaligus launching dan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesntren Muhammadiyah Boarding School (PP-MBS) Al Islam.

Hadir  untuk memberikan sambutan pada acara tersebut, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tuban KH. Nurul Yaqin menuturkan bahwa mendirikan pesantren itu tidak mudah namun dengan dukungan dari semua pihak maka sesuatu yang susah menjadi mudah.

“Muhammadiyah betul-betul adalah dituntut untuk kerja keras,  kerja cerdas ikhlas dan tuntas di dalam mendirikan pondok pesantren MBS Muhammadiyah ini.”tuturnya

Dia berscerita tentang berdirnya Pondok Pesantren Gontor oleh KH. Ahmad Sahal yang kemudian berkembang menjadi pondok yang besar saat ini.

“KH Ahmad Sahal atau Mbah Sahal pernah menyampaikan bahwa untuk mendirikan dan mengelolah lembaga pendidikan pesantren perlu pengorbanan semua pihak, tidak hanya pengorbanan financial, tenaga tetapi juga fikrian.”ceritanya

Lanjutnya, “karena inilah tempat di mana generasi muda dididik agama dan karakter budi pekerti yang baik.”

Kata dia bahkan pendiri yang lain bernama KH. Imam Zarkasih ketika itu bertekad untuk terus mengajar santri di pondok tersebut meskipun hanya satu orang.

“kalaupun tidak ada santrinya, maka saya akan mengajar masyarakat dengan pena.”Kata dia dalam ceritanya

Karena pondok yang didirikan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Bancar tersebut merupakan kerja sama dengan warga masyarakat, maka dia meminta jalin komunikasi yang baik antar seluruh komponen.

“Sehingga nantinya ketika pondok ini sudah berkembang, maka masyarakat tidak lagi memondokkan anaknya ke pondok yang lain tetapi menitipkan anak-anaknya ke pondok Muhammadiyah.”pungkasnya

Dalam kesempatan tersebut KH. Nurul Yaqin juga mengatakan bahwa tahun 2018 yang lalu, Muhammadiyah Tuban juga sudah mendirikan Pondok Tahfidz Ahmad Dahlan yang beralamat di Jalan Pemuda No. 52 Tuban.

“Maka tahun ini di ujung sebelah barat di kecamatan Bancar berdiri Pondok Pesantren MBS Al Islam Muhammadiyah, dan insya Allah di tahun ini juga akan didirikan MBS di ujung Timur dari Kabupaten Tuban yaitu Kecamatan Palang, juga akan menyusul MBS di SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban.”ucapnya

Dia juga mengatakan bahwa di tahun 2020 yang akan datang, di akhir masa jabatan kepemimpinannya, Muhammadiyah Tuban akan mendirikan pesantren khusus tahfidz Qur’an.

Di akhir sambutannya dia mengatakan bahwa pondok tidak bisa terlepas dari figur mudir (Kepala pondok). Oleh karena itu dia meminta agar Mudir ataupun pengurus Pondok untuk menjadi contoh dalam berprilaku. Dengan demikian kata dia MBS Bancar bisa menjadi contoh bagi MBS yang lain khususnya di kota Tuban.

Iwan Abdul Gani

Shared Post: