'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Inilah Tahapan Revolusi Industri Mulai Dari 1.0 Sampai 4.0 Menurut KH. Nurul Yakin, SH
29 April 2019 22:42 WIB | dibaca 670
 
"Membangun Pendidikan Berkarakter Menuju Generasi Milenial Revolusi Industri 4.0." Itulah tema yang diusung oleh SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban dalam wisuda Taruna-taruni angakatan XXI di gedung KSPKP, Senin (29/4/2019)
 
Tema tersebut menarik perhatian Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tuban KH. Nurul Yakin, SH yang saat itu hadir untuk memberikan sambutan.
 
Dalam sambutannya dia mengatakan bahwa tema ini tepat dengan era saat ini yang dalam bahasa lain disebut generasi digital.
 
"Saat ini kita sedang berada di revolusi Industri yang dalam istilah lain disebut revolusi mesin berbasis komputer yang terintegrasi di dalam jaringan super besar yaitu jaringan internet."ucapnya
 
Dalam catatan dia, manusia sudah empat kali mengalami Revolusi Industri. Revolusi Industri pertama terjadi pada tahun 1765 ditandai dengan ditemukannya mesin uap oleh James Watt.
 
Revolusi Industri kedua menurut dia terjadi pada tahun 1870 saat itu ditemukan mesin bertenaga listrik, sehingga tenaga manusia terbantu oleh mesin.
 
Pada tahun 1970-an terjadilah Revolusi Industri ketiga di mana saat itu ditemukan alat elektronik dalam bidang informatika yang disebut komputer 
 
Dan saat ini masih menurit dia, manusia berada pada Revolusi Industri keempat atau dikenal dengan era milenial
 
"Revolusi keempat ini, seolah-olah dunia berada dalam genggaman kita. Kejadian apapun yang terjadi belahan dunia manapun, tidak hanya lewat audi (pendengaran) tetapi juga visual (dilihat)." Kata dia
 
Dengan berkembangnya teknologi yang demikian canggih, maka dia berpesan kepada wisudawan dan wisudawati agar berada di manapun tidak perlu khawatir.
 
Di samping itu ada dampak negatif yang ditimbulkan oleh pesatnya informasi digital. Oleh sebab itu diapun berpesan agar selalu berhati-hati dalam menggunakannya.
 
"Ada problem dalam hal ini, yaitu free market value (pasar bebas nilai). Informasi apapun bisa kita dapatkan,  informasi itu bisa benar namun bisa salah karena itu harus mampu memilah dan memilih."ucapnya 
 
Dengan bekal nilai-nilai luhur ajaran Islam yang telah didapatkan oleh Taruna-taruni selama menempuh pendidikan di lembaga pendidikan Muhammadiyah itu, Nurul Yakin berharap agar nilai-nilai luhur tersebut dipraktekkan dalam kehidupan.
 
Iwan
Shared Post: