'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Gerakan Jum'at Berinfak Taruna-Taruni SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban disalurkan Melalui Lazismu
25 November 2018 19:03 WIB | dibaca 578
 
Sudah menjadi agenda bagi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tuban untuk mengadakan kajian rutin yang diadakan dua bulan sekali. Kajian tersebut diadakan di aula SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban Ahad (25/11/2018).
 
Momen ini digunakan oleh SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban untuk memberi santunan pada warga sekitar yang membutuhkannya. Dana yang digunakan untuk santunan ini diambil dari infak para taruna-taruni SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban
 
"Gerkan juma'at berinfak ini baru berjalan tiga jum'at, infak yang terkumpul dari anak-anak berjumlah 656.400 rupiyah dan kami salurkan melaui Lazismu Tuban." Kata Mufid Tohari guru pembina kedisiplinan
 
 
Suyanto, S.Pi selaku kepala SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban mengapresiasi atas apa yang telah dilakukan oleh para taruna-taruni dan menghimbau agar selalu berbagi pada sesama ketika merasa berkecukupan
 
"Selaku kepala sekolah, saya berpesan pada anak-anakku bahwa, harta yang kita miliki ini ada hak orang lain. Perbiasakan diri untuk memberi, karena tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah." Ucap Suyanto (Kepala SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban.
 
Dia berharap dengan adanya bantuan ini, pihak yang menerima bisa bahagia karena diringankan bebannya.
 
"Untuk bapak ibu yang menerima, semoga sedikit bantuan yang kami berikan ini bisa meringankan beban hidup bapak ibu." Harapnya
 
Sementara itu, H. Nurul Yaqin, SH ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Tuban dalam sambutannya mengatakan bahwa, beramal di Muhammadiyah tidak akan ada habisnya. 
 
“Yang punya ilmu bisa beramal dengan ilmunya. Tempat-tempat ibadah, tempat-tempat halaqah yang dimilki Muhammadiyah selalu ada walaupun ilmu selalu kita sampaikan setiap hari, di situlah hebatnya.” Ucapnya
 
Dia juga mengatan bahwa, mulai dari ranting, cabang sampai ke daerah tersebar sarana bagi siapa saja yang punya semangat untuk mengembangkan keterampilannya untuk menggerakkan roda organisasi
 
“Yang punya waktu, yang punya keterampilan di dalam berorganisasi, itu merupakan jariyah untuk menggerakkan roda organisasi.” Ujarnya
 
Muhammadiyah adalah wadah untuk kesadaran bagi warganya untuk beramr ma’ruf dan nahi munkar. Semua itu menurut ketua PDM harus didasari pada keinginan untuk berbuat baik.
 
“Kalau tidak disadari dengan keimanan dan keinginan untuk berbuat baik, maka kemungkinan kita menjadi kurang bersemangat dalam menebarkan kebaikan melalui Muhammadiyah.” Pungkasnya
 
Dia mengajak pada warga Muhammadiyah agar perbanyak niat. Tidak hanya berniat ibadah, beramal sosial saja, tetapi juga berniat untuk menyehatkan badan dan fikiran dengan aktifitas-aktifitas yang menggembirakan.
 
Iwan Abdul Gani
Shared Post: