'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Aksi Tarik Jenggot Oleh Mendikbud Saat Meresmikan Asrama SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban
26 Maret 2018 19:10 WIB | dibaca 562
Foto penandatanganan prasasti oleh Muhadjir Effendy (Mendikbud) didampingi Ketua PDM, Ketua Majelis Dikdasmen dan kepala SMK (Iwan Abdul Gani)
 
SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban kedatangan tamu penting. Tamu yang dimaksud adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indinesia, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P
 
Pri bahasa mengatakan "Pucuk dicinta ualampun Tiba". Hal ini dikarenakan, SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban telah selesai merampungkan pembangunan gedung asrama dan sudah duganakan selam satu tahun, sementara belum diresmikan oleh pejabat terkait dikarenakan belum menemukan kesempatan, dan kesempatan itupun tiba dengan tidak disangka-sangka. 
 
Sebagaimana pemberitaan sebelumnya bahwa Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Dr. Muhajdir Effendy, M.A.P, Sabtu 24-03-2018 berada di Tuban dalam agenda peresmian lembaga pendidikan Bina Anak Soleh (BAS). 
 
Di sela-sela kunjungannya, Mendikbud menyempatkan diri untuk bersilaturahim dengan warga Muhammadiyah yang ada di Kabupaten Tuban dan SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban mendapat kehormatan sebagai tempat diselenggarakannya silaturahim yang mendadak dan singkat ini.
 
Kesempatan ini tidak disia-siakan oleh Pihak SMK, untuk meresmikan gedung Asrama SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban
 
Dalam sambutannya, Mendikbud sempat mengomentari perkembangan SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban dengan mengatakan bahwa, SMK ini sudah bagus, namun kualitas harus dijaga
 
"SMK ini sudah bagus, tapi tidak boleh berbangga diri, saya melihat siswa-siswinya berpakian kaya angkatan laut semua, namun kualitasnya harus dijaga" Ucap Mendikbud
 
Sebelum penandatanganan prasasti peresmian oleh Muhadjir Effendy (Mendikbud), , Ruslan, S.Pi selaku kepala sekolah mengatakan kepada Mendikbud bahwa dana pembangunan asrama ini diperoleh dari P. SMK (direktorat SMK, red) dan juga swadaya warga Muhammadiyah
 
"Dana pembangunan asrama ini diperoleh dari P. SMK (direktorat, red) sebesar delapan ratus tiga juta dan juga swadaya warga Muhammadiyah sebesar satu miliar lima lima ratus juta". Ucap Ruslan di hadapan Mendikbud
 
Lanjut Ruslan, "Daya tampung asrama ini tiga ratus orang, itu standar minimalnya."
 
Di samping itu, ada aksi unik yang sempat dilakukan oleh Mendikbud sebelum meninggalkan tempat pertemuan. Yaitu menarik jenggotnya Kepala Sekolah dari dari dalam mobil sesambil mengatakan, "Lanjutkan"
 
Iwan Abdul Gani
Shared Post: